Rabu, 26 Maret 2008

SEHAQ TEMPAT SINGAH


Perjalan dengan damai,penuh canda tawa hiruk piuk suara anak-anak di dalam sebuah bus,yang berdesakan bermacam bau keringat yang membasahi tubuh dengan cuaca yang begitu panas dengan bis yang tak punya Ace yang ada hanya udara alami,yang terasa enak dan segar.
aku bersama teman-teman yang lain bertanya-tanya kapan kita akan sampai ditujuan dengan kecepatan mobil sekian kilo meter perjam,kepala ku terasa pusing,mual rasanya mau muntah perutku terasa perih sebelum berangkat aku belum sempat sarapan dengan kondisi jalan yang banyak belokan,aku tak kuat meneruskan perjalan,tiba-tiba pak sopir memberhentikan mobilnya ditempat persingahan yang suasananya sangat asik nyaman,sejuk. tempat itu sengaja di pilih pak sopir kami agar bisa leluasa beristirahat untuk makan,rasa aku tak sabar lagi untuk menyantap makanan yang telah tersedia di depan mataku begitu juga dengan temanku yang lainnya.tak lama kepala rombongan kami berteriak mari kita makan dulu,aku bertanya pada bapak rombongan kami,disini apa nama tempatnya?Sehaq,ini daerah pegununggan yang pada jaman belanda untuk dijadikan tempat persembunyiannya yang dibangun oleh orang indonesia pada jaman dulunya.dan sekarang tempat ini dijadikan jalan Internasional,ditempat ini juga dulunya sangat angker,banyak terjadi tindak kejahatan karena jalan ini sepi tidak seperti sekarang sudah ramai banyak penduduk disekitar sini bikin bangunan tempat jualan minuman,buah-buahan dan sayuran,sekarang keadaannya sangat ramai seperti pasar saja,kita tak perlu takut untuk berjalan pada malam hari karena jalan ini tak pernah sepi oleh kendaraan yang lalu lalang,disini ada tempat jual sayuran khas dari kampung seperti,Rebung ,Umut,Jamur(kulat),daun mentimun,buah perengi(labu Batu)dll.

Tidak ada komentar:

JAM DIRI